Kamis, 19 Juni 2014

KOGNISI

PENGERTIAN KOGNISI
Kognisi dapat didefenisikan sebagai proses intelektual (seperti berpikir memori persepsi dan bahasa). Mari kita analisis defenisi rumit dan tiga aspek utama:
1.      Cognition processes information à informasi adalah hal kognisi: hal-hal yang diperoleh , diubah, disimpan dan digunakan. Banyak dari informasi ini dibahas dalam bentuk kategori atau konsep,subjek bagian bagian berikutnya.
2.      Cognition is active à informasi bahwa dunia memberi kita berubah secara aktif, disimpan, dan digunakan dalm proses kognisi. Dalam kognisi, informasi adalah:
a)      Diperoleh melalui indera.
b)      Berubah melalui proses penafsiran persepsi dan berpikir.
c)      Disimpan dan diambil melalui proses memori.
d)     Digunakan dalam pemecahan bahasa dan masalah.
3.      Cognition is useful à ini melayani tujuan. Kami menggunakan bahasa ketika kita perlu menyampaikan sesuatu kepada orang lain. Manusia menggunakan kognisi untuk bertahan hidup secara fisik dan hidup dalam dunia sosial.

          CONCEPTS: THE BASIC UNITS OF THINKING
            Konsep adalah unit dasar pemikiran. Konsep adalah kategori umum, kejadian dan kualitas yang dihubungkan oleh sebuah fitur umum atau fitur meskipun terdapat perbedaan-perbedaan mereka.
      SIMPLE AND COMPLEX CONCEPTS
Conjunctive Concepts didefenisikan karakteristik atau lebih yang di tunjukkan secara bersamaan. Konsep bibi adalah contoh dari konsep penghubung karena memiliki dua karakteristik mendefenisikan simultan (perempuan dan saudara dari salah satu orang tua anda). Disjunctive Concepts didefenisikan oleh kehadiran satu karakteristik umum atau yang lain, atau keduanya. Sebagai contoh, seseorang mungkin dianggap schizoprenic jika ia terus menerus telah disorted pengalaman persepsi (seperti mendengar suara-suara aneh yang tidak ada) atau terus menerus memegang keyakinan disorted palsu (seperti percaya bahwa ia adalah agen raja atau CIA) atau keduanya. Orang schizoprenic adalah konsep disjunctive karea didefenisikan oleh kehadiran salah satu dari dua karakteristik atau keduanya.

            NATURAL CONCEPTS
Rosch menunjukkan bahwa, berdasarkan manusia dilahirkan kami siap mempelajari beberapa konsep lebih mudah daripada yang lain. Menurut Rosch, konsep alami memiliki dua karakteristik utama: they are basic dan prototypical.
Natural Concepts Are Basic sebuah dasar adalah salah satu yang memiliki tingkat menengah inklusivitas, inklusif cukup refresh untuk jumlah anggota termasuk konsep. Ada tiga tingkat inkluisivitas yang telah dibedakan Rosch:
·   Superordinate Concepts are Very Inclusive à oleh karena itu, mereka mengandung menyapa banyak anggota. Misalnya, kendaran adalah konsep superordinate yang berisi semua dari sekian banyak mobil,kapal,peasawat,kereta, dan sebaiknya yang membawa beban.

·   Basic Concepts of Medium Degree of Inclusiveness à mobil adalah contoh dari konsep dasar karena kurang inklusif daripada kendaraan knsep superordinate, namun kategori ini masih termasuk banyak anggota.

·   Subordinate Concepts are The Least Inclussive Level of Concepts à misalya, konsep mobil sport bawahan termasuk anggota jauh lebih sedikit dibandingkan dengan mobil konsep dasar atau konsep superordinate kendaraan.
Selain itu, Rosch juga menunjukkan bahwa konsep dasar yang lebih alami karenanya lebih mudah dipelajari dan digunakan, diantaranya :
a)   Basic Concepts Share Many Attribute à  sebagai contoh, para anggota obeng semua konsep dasar digunakan untuk mengubah sekrup, memiliki tonjolan logam, memiliki pegangan, biasanya 4 sampai 10 inci panjangnya, dan sebagainya. Anggota katagori superordinat alat memiliki karakteristik jauh lebih sedikit kesamaan. Meskipun anggota dari kategori bawahan berlapis krom obeng memiliki banyak karakteristik, hanya beberapa dari mereka juga tidak umum untuk konsep obeng ( Jones, 1983).
b)   Members of Basic Concepts Share Similiar à semua obeng (konsep dasar) yang berbentuk hampir sama tetapi dapat dikatakan tidak sama tentang semua alat ( konsep superordinat). Bentuk dari semua berlapis krom obeng (konsep subordinat) sangat mirip.

c)   Members of Basic Concepts Often Share Motor Mocvements à gerakan motor yang terkait dengan anggota tingkat dasar konsep yang serupa (memutar obeng) tapi tidak bisa dikatakan sama untuk konsep superordinate (gerakan motor untuk menggunakan berbagai jenis alat yang sangat berbeda). Anggota konsep subordinate seperti berlapis krom obeng juga berbagi gerakan motor,  tapi mereka umumnya sama atau mirip dengan konsep dasar mereka berasal.

d)  Basic Concepts are Easily Named à jika anda diminta untuk menyebutkan setengah lusin objek dalam kelas anda, sebagian besar kata-kata yang akan anda gunakan mungkin akan mengacu pada konsep dasar dimana milik tersebut. Ketika mengacu pada obeng berlapis krom, kita cendrung untuk mengatakan obeng bukan alat atau berlapis krom obeng.

            Rosch percaya bahwa keempat karakteristik dari konsep dasar membuat mereka lebih “Alami” –lebih mudah dipelajari dan digunakan pada manusia informasi-sistem pengolahan.
            NATURAL CONCEPTS ARE GOOD PROTOTYPES
            Karakterstik mendefinisikan kedua konsep alami adalah bahwa mereka adalah contoh yang baik atau prototype ( Rosch,1975). Jika anda dimintauntuk memberikan contoh, atau prototype dari mainan konsep superordinat, anda mungkin mengatakan boneka atau mainan truk pemadam kebakaran, tetapi anda tidak mungkin untuk mengatakan sendbox. Demikian pula, anda mungkin berfikir tebtang kursi atau sofa sebagai prototype dari konsep superordinat furniture, tetapi anda tidak akan berfikiran kalau itu karpet. Dalam penelitiannya dengan suku Dani of New Guinea, Rosch (1973) telah memberikan bukti untuk mendukung gagasan menarik bahwa konsep alami adalah prototype yang bagus. Suku ini, yang memiliki teknologi sangat terbatas pada tahun 1970, memiliki konsep warna hanya dalam dua kosakata: mola untuk warna terang dan mili untuk warna gelap. Oleh karena itu, orang-orang ini adalah orang yang ideal untuk penelitian pada konsep belajar warna baru. Peserta penelitian Dani Rosch diajarkan untuk memberikan label .


Tidak ada komentar:

Posting Komentar